Raih Emas SEA Games Pertama Kali, Timnas Basket Putra Ukir Sejarah

Posted on

Cetak sejarah Tim basket putra Indonesia berhasil memenangkan SEA Games Vietnam 2022 setelah memetik enam kemenangan dari total tujuh peserta dalam sistem round robin.
Indonesia berhadapan dengan Filipina di laga yang sama-sama berbekal lima kemenangan di Thanh Try Gymnasium, Hanoi, Minggu, yang berhasil dimenangkan dengan skor 85-81.

Sebenarnya Indonesia sudah memastikan setidaknya medali perak SEA Games 2021 berkat lima kemenangan dalam lima pertandingan yang sudah dimainkan. Andakara Prastawa dkk. saat ini posisi kedua, tapi tertinggal jauh dalam akumulasi skor dibandingkan Filipina, yang berada di puncak, meski kedua tim sama-sama 10 poin.

Tambahan Medali dari Cabor Lainnya

Tambahan medali emas berasal dari nomor cabang olahraga yang diikuti atlet-atlet Indonesia.

Hingga berakhirnya pertandingan hari Minggu, Indonesia berada di urutan ketiga dalam klasemen akhir dengan 69 emas, 91 perak dan 81 perunggu.

Selain bola basket putra, medali emas bagi kontingen Merah Putih juga diraih melalui cabang bulu tangkis ketika Apriyani Rahayu/Siti Fadia memenangkan final ganda putri atas pasangan Thailand Benyapa Aimsaar/Nuntakarn Aimsaar 21-17, 21-14.

Indonesia dipastikan tidak dapat mengejar Thailand di peringkat kedua, namun setidaknya posisi ketiga yang akan datang saat ini juga tidak terkejar lagi oleh Filipina atau Singapura.

Basket catat sejarah

Prestise yang hebat, inilah Keberhasilan tim bola basket putra Indonesia meraih emas SEA Games di Vietnam.

Emas pertama bagi tim basket Indonesia setelah sebelumnya selalu didominasi oleh Filipina.

Sambutan yang hangat dari berbagai kalangan, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir yang juga seorang penggemar basket ini.

Sudah “Terciptakan Sejarah. Timnas basket putra Indonesia raih medali emas SEA Games 2021. Indonesia memutus dominasi Filipina yang meraih medali emas SEA Games 13 kali beruntun,” kata Erick melalui pesan tertulisnya.

Filipina sebelumnya nyaris tak tersentuh sebagai raja bola basket Asia Tenggara dengan 18 kali merebut emas SEA Games. Filipina menjadi juara bola basket sejak pertama kali olahraga ini dipertandingkan di SEA Games pada 1977 hingga 2019. Mereka hanya melepas emas kepada Malaysia pada 1979 dan 1989.

“Ini pertama kalinya Indonesia meraih medali emas dari cabang olahraga basket sejak keikutsertaan pada 1977. Indonesia memutus dominasi Filipina yang meraih medali emas SEA Games 13 kali beruntun,” kata Erick Thohir yang saat ini tercatat sebagai Anggota Central Board Federasi Bola Basket International (FIBA).

Prestasi emas di bola basket ini setidaknya juga sebagai penghibur atas kegagalan Indonesia di cabang populer lainnya seperti pada bulu tangkis beregu putra/putri, dan juga kegagalan di cabang sepak bola.

Timnas Garuda Muda

Garuda Muda sepak bola Indonesia pulang dengan membawa perunggu setelah dalam pertandingan perebut peringkat ketiga berhasil mengalahkan Malaysia melalui adu penalti 4-3.

Menpora Zainudin Amali yang sedang berada di Vietnam menyatakan optimis kontingen Indonesia bisa menempati posisi ketiga di SEA Games tahun ini, atau meningkat dibanding sea games sebelumnya.

Dari jumlah atlet yang dikirimkan maka pencapaian pada SEA Games kali ini jauh lebih baik, hanya separuh dari total atlet yang dikirim ke Filipina justru Indonesia bisa bertengger di posisi tiga.

Di sea games sebelumnya, “Yang dikirimkan jauh berkurang. Di Filipina ada 841 atlet dan dapat peringkat empat, di sini hanya separuhnya tapi dapat peringkat tiga,” kata dia.

Peringkat Indonesia sempat menurun pada SEA Games tahun 2015 dan SEA Games 2017 dengan berada di peringkat lima. Namun, pada SEA Games 2019 dapat memperbaiki peringkat menjadi urutan ke-4.

Menpora juga mengingatkan bahwa perlu ada evaluasi pada sejumlah cabang yang tidak bisa memenuhi target.

Cabang olahraga yang disorotinya adalah cabang pencak silat, dimana Indonesia hanya mendapat satu emas dari empat yang ditargetkan.

Menjadi evaluasi kami, kami akan berbicara satu pertemuan dengan pimpinan cabor (cabang olahraga) baik yang berhasil maupun yang tidak berhasil,” kata Menpora yang ditemui di arena pertandingan Thanh Try Gymnasium, Minggu

Bagi tuan rumah Vietnam menyempurnakan prestasi mereka dengan meraih medali emas sepak bola putra setelah pertandingan final mengalahkan Thailand 1-0.

Stadion di Vietnam ” Nasional My Dinh” di Hanoi dipenuhi oleh penonton berwarna merah membara (*)

Sumber: Antara|Editor: Arifin BH

Leave a Reply

Your email address will not be published.